Kliktangerang.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Sebuah dump truck berukuran besar menghantam sepeda motor matic yang tengah membawa satu keluarga.
Insiden tragis yang berlangsung pada Senin malam, 8 Juni 2026 ini, berlokasi di Jalan Raya Serang KM 20, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Akibat peristiwa memilukan tersebut, seorang ibu rumah tangga meninggal dunia di tempat kejadian, sementara dua anaknya yang masih balita mengalami luka-luka.
Kendaraan dump truck yang terlibat dalam kecelakaan ini diketahui dikemudikan oleh seorang remaja pria berusia 18 tahun dengan inisial EM. Kejadian bermula saat armada truk berukuran besar tersebut bergerak melaju dari arah Balaraja dan sedang mengarah ke arah Cikupa.
Namun, ketika dump truck melintas di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut menabrak sepeda motor Honda PCX yang berada di dekatnya. Sepeda motor matic itu sedang ditumpangi oleh satu keluarga yang terdiri dari empat orang anggota keluarga.
Para korban yang berada di atas sepeda motor tersebut merupakan pasangan suami istri berinisial RCA (28 tahun) dan FM (28 tahun). Tidak hanya berdua, pasangan suami istri ini juga sedang membonceng kedua anak mereka yang masih berusia sangat muda, yaitu MG yang berumur 4 tahun serta CB yang baru menginjak usia 1 tahun 8 bulan.
Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang membenarkan adanya insiden maut yang melibatkan armada truk dan sepeda motor matic ini. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, IPDA Rani Purbawa, memberikan konfirmasi resmi mengenai terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut.
IPDA Rani Purbawa menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas itu melibatkan satu unit truk dengan sepeda motor yang saat itu sedang dikendarai oleh RCA. Di atas motor tersebut, RCA membonceng seorang penumpang perempuan berinisial FM, beserta dua anak mereka yang statusnya masih balita, yaitu MG dan CB.
Dampak dari benturan yang sangat keras dengan bodi dump truck membuat sang ibu, FM, menderita luka yang sangat parah di bagian kepala. Luka berat tersebut menyebabkan korban FM langsung meninggal dunia di lokasi kejadian tak lama setelah kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, sang suami yang mengemudikan sepeda motor, yakni RCA, beruntung karena berhasil selamat dari maut tanpa mengalami luka fisik pada tubuhnya. Akan tetapi, kedua anak mereka yang masih kecil harus segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan karena mengalami cedera.
Menurut keterangan dari IPDA Rani Purbawa, sang ayah yang bernama RCA tidak mengalami luka-luka fisik. Sementara itu, kedua anak balitanya, yakni MG dan CB, mengalami luka dengan kategori luka ringan akibat insiden benturan tersebut.
Setelah menerima laporan mengenai kecelakaan, petugas dari Satlantas Polresta Tangerang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan tindakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengumpulkan sejumlah bukti dan memeriksa area sekitar terjadinya tabrakan.
Guna keperluan pemeriksaan hukum lebih lanjut, pihak kepolisian saat ini telah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sebagai barang bukti. Selain mengamankan kendaraan, polisi juga langsung membawa remaja berusia 18 tahun yang mengemudikan dump truck ke Mapolresta Tangerang.
Remaja berinisial EM tersebut saat ini sedang ditahan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses pemeriksaan secara intensif. Langkah ini diambil oleh petugas guna menggali keterangan lebih dalam mengenai peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan dirinya.
Pihak Satlantas Polresta Tangerang menegaskan bahwa mereka masih terus mendalami kasus kecelakaan lalu lintas ini. Proses penyelidikan lebih lanjut masih berjalan guna memastikan secara jelas apa yang menjadi penyebab utama di balik terjadinya kecelakaan fatal tersebut.
Hingga saat ini, polisi belum memberikan kesimpulan final mengenai faktor utama penyebab tabrakan. Petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari pengemudi truk serta saksi-saksi lain yang berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung.
